Gudik

Gudik  atau Skabies , salah satu penyakit kulit yang mudah menular ( yang disebabkan oleh kutu Scabies scabiei ) dari satu orang ke orang lainnya, sehingga tak jarang menyebar dalam keluarga ketika salah satu anggota keluarganya pulang kerumah membawa penyakit ini. Bila sebuah keluarga terjangkit penyakit gudik (skabies) maka tak ayal akan terjadi ritual menggaruk bersama terutama di malam hari. Beberapa penderita penyakit gudik menggambarkan seperti gitaran. Gerakan menggaruk yang mirip bermain gitar di malam hari lantaran rasa gatal yang ditimbulkannya.

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa penyakit gudik (skabies) mudah menular dan menjangkiti sekelompok orang melalui kontak langsung maupun tidak langsung. Karenanya tak heran jika penyakit gudik (skabies) dapat dijumpai di sebuah keluarga, di kelas sekolah, di asrama, di pesantren. Pada tahap awal, penyakit gudik (skabies) sulit dibedakan dengan penyakit alergi kulit, akibatnya gudik (skabies) menyebar karena penyebabnya tidak diobati. Biasanya, penyakit gudik (skabies) terdeteksi manakala menjangkiti lebih dari 1 orang dalam sebuah keluarga.

Pengertian Gudik Skabies (gudik) adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei varian hominis (sejenis kutu, tungau), ditandai dengan keluhan gatal, terutama pada malam hari dan ditularkan melalui kontak langsung atau tidak langsung melalui alas tempat tidur dan pakaian.

Perjalanan Penyakit Gudik Sekilas kutu Sarcoptes scabiei.
Sarcoptes scabiei adalah kutu (atau tungau) mungil berwarna putih transparan, berbentuk bulat lonjong. Ukuran kutu (tungau) betina 0,3-0,4 mm, sedangkan si jantan setengah dari ukuran betina. Di luar kulit, kutu ini hanya dapat bertahan hidup 2-3 hari pada suhu kamar dan kelembaban 40-80%.

Cara berkembang biak dan penularan:
Setelah membuahi kutu betina maka si pejantan mati. Kutu betina yang sudah dibuahi akan membuat liang terowongan di kulit, kemudian bertelor sekitar 40-50 butir telor, dan akan menetas setelah sekitar 3-5 hari. Hasil penetasan (larva) kutu tersebut keluar ke permukaan kulit dan tumbuh menjadi kutu dewasa dalam waktu sekitar 16-17 hari. (referensi lain menyebutkan 10-14 hari) Penularan terjadi melalui:

  • Kontak langsung, kontak seksual
  • Secara tidak langsung melalui bekas duduk, sprei (alas) tempat tidur serta pakaian.

Tanda-tanda Keluhan utama pada penderita skabies (gudik) adalah:

  • Rasa gatal terutama waktu malam hari.
  • Tonjolan kulit (lesi) berwarna putih keabu-abuan sepanjang sekitar 1 cm.
  • Kadang disertai nanah karena infeksi kuman akibat garukan.

Lokasi paling sering di sela-sela jari tangan, telapak tangan, pergelangan tangan, siku, ketiak, daerah payudara, sekitar pusar dan perut bagian bawah, sekitar kelamin dan pantat. Sedangkan pada bayi dan anak-anak dapat mengenai wajah, sela-sela jari kaki dan telapak kaki. Pada pria bisa mengenai ujung kemaluan bahkan sekujur kemaluan. Duhhh gatalnya alang kepalang.

Diagnosa
Penetapan diagnosa skabies (gudik) berdasarkan riwayat gatal terutama pada malam hari dan adanya anggota keluarga atau teman dekat yang sakit seperti penderita ( ini menunjukkan adanya penularan ). Pemeriksaan fisik yang sangat penting adalah dengan melihat bentuk tonjolan kulit yang gatal dan arena penyebarannya.
Untuk memastikan diagnosa skabies (gudik) adalah dengan pemeriksaan mikroskop untuk melihat ada tidaknya kutu Sarcoptes scabiei atau telurnya. Pengoabatan Pengobatan ditujukan pada pemberantasan kutu Sarcoptes scabiei dan mengurangi keluhan gatal serta penyulit yang timbul karena garukan. Antibiotika dapat digunakan jika ada infeksi sekunder, misalnya bernanah di area yang terkena (sela-sela jari, kelamin, dll) akibat garukan.

Tips Untuk Penderita Gudik

  • Periksakan ke Puskesmas, dokter, dokter spesialis kulit atau Rumah sakit setempat bila menjumpai penyakit ini untuk mendapatkan pengobatan.
  • Cuci semua baju dan alas tidur (sprei atau sejenisnya) dengan air panas.
  • Mandi teratur dengan sabun.
  • Apabila ada yang sakit Skabies (gudik), periksakan semua anggota keluarga yang kontak dengan penderita. Jika ternyata menderita skabies, obati semuanya secara serempak agar tidak terjadi penularan ulang.
  • Bagi para guru atau Ustadz yang mendapati murid atau santrinya sakit Skabies (gudik) hendaknya menganjurkan kepada murid atau santrinya untuk berobat secara serempak di Puskesmas terdekat atau poliklinik Kulit Rumah Sakit setempat.

Pengobatan

Pengobatan scabies tidak terlalu sulit. Oleskan krim permetrin 5% seluruh tubuh dari leher ke bawah, selama semalam lalu basuh hingga bersih. Pengobatan ini biasanya diulang setelah 1 minggu. Alternatif pengobatan lainnya adalah dengan krim lindane, dioleskan seluruh tubuh dari leher ke bawah, dan dibersihkan setelah 8 jam. Kedua obat tersebut efektif, tetapi lindane cenderung mengiritasi kulit, lebih toksik dan tidak boleh diberikan kepada anak-anak dan ibu hamil. Selain itu, dapat diberikan pengobatan per oral, dengan ivermectin. Dosisnya adalah 200 mikrogram per kilogram berat badan, dosis tunggal. Pengobatan ini diulang setelah 2 minggu. Dapat dipergunakan pula antihistamin seperti CTM untuk mengurangi gatal. Hal lain yang dapat dilakukan adalah merendam pakaian, seprei dan selimut yang dipakai ke dalam

Tricajus Obat Penyakit Gudik

Adapun obat Herbal untuk Penyakit Gudik adalah Trica Jus, Trica Jus telah terbukti mampu menyembuhkan berbagai macam Penyakit.

Trica Jus Obat Herbal Multi Khasiat terbuat dari perpaduan antara TRIBULUS dan MACA memiliki banyak khasiat terbukti mampu mengobati berbagai macam penyakit kronis diantaranya Amandel, Asam Lambung, Asam Urat, Asthma, Batu Ginjal, Curek ( telinga berair ), Darah Tinggi, Diabetes, Gatal-Gatal, Ginjal, Gondok, Gudig, HIV Aids, Jantung, Jantung Bocor, Jantung Koroner, Kencing Batu, Kencing Manis,Lemah Syahwat, Maag, Paru-Paru, Pembengkakan, Pembengkakan Kelenjar Leher, Penyakit Kulit, Radang Hati, Radang Usus, Rematik, Sakit Virgit ( Tidak Butuh Sex ), Sesak Nafas, STROKE, TBC, Vertigo dll . Selain itu khasiatnya pun mampu membangkitkan stamina agar daya tubuh lebih kuat.

Info Produk Tricajus Klik disini

Testimoni penderita gudik / gudig yang telah merasakan kehebatan Trica Jus :

Gudik, Asam Urat Kronis, Kencing Batu
Gst Putu Widana
———————————————————————
Selain sakit gudik yang merusak kulit sekujur tubuh saya, saya juga menderita asam urat kronis, kencing batu, kata dokter sakit gudig yang saya derita tidak ada obatnya. Tapi keajaiban dating. TricaJus menyembuhkan semua keluhan saya dan anehnya libido saya juga meningkat. Terima kasih TricaJus…

Untuk testimoni lengkap klik disini

Jadikanlah Makanan Sebagai Obat, Dan Jangan Jadikan Obat Sebagai Makanan Kita !!!

Apakah anda membutuhkan Trica Jus Untuk Kesehatan / kesembuhan Anda…???

Jika jawabannya iya… anda telah datang ke website yang tepat…..

Kini saatnya belanja Cerdas hanya di Trica Jus Asia !!! Anda tidak perlu repot-repot keluar rumah, cukup SMS & konfirmasi transfer pembayaran, pesanan kami kirim langsung ke alamat anda. Mudah, Murah, Efisien, Bebas Macet & Privacy Anda pun terjaga!

cara pemesanan tricajus

Powered by ; Gudik

Crystal X Rahasia Para Wanita Merubah Yang Biasa Menjadi Luar Biasa

Tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.